Selamat Datang di Website resmi Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Jawa Timur

BERAUDIENSI DENGAN PANGDAM V BRAWIJAYA



Prof. Dr. Biyanto, M.Ag
Wakil Ketua II FKUB JawaTimur

Pada hari Selasa, 15 Maret 2022, rombongan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur diterima Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto MSc. Acara yang dikemas dengan audiensi ini berlangsung di Ruang Hayam Wuruk, Kompleks Kodam V Brawijaya. Kegiatan audiensi dengan Pangdam V Brawijaya ini dipimpin langsung Ketua FKUB Jatim, Drs KH A Hamid Syarif MH. Turut menyertai Kyai Hamid, panggilan Ketua FKUB Jatim ini, adalah: Ir Tamhid Masyhudi (Sekretaris FKUB Jatim), Prof Biyanto (Wakil Ketua FKUB Jatim), Nurul Lathifah (Bendahara FKUB Jatim), dan Staf Sekretariat FKUB Jatim. Pangdam V Brawijaya menerima rombongan FKUB Jatim dengan sangat hangat dan penuh kekeluargaan.

Pangdam V Brawijaya menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kunjungan fungsionaris FKUB Jatim. “Selain teman-teman FKUB Jatim, juga sudah berkunjung beberapa ormas keagamaan di ruangan ini. Kami juga sudah berkunjung ke kantor Muhammadiyah, NU dan lainnya. Kunjungan dan silaturrahim seperti ini sangat penting untuk membangun kebersamaan,” tegas Mayjen Nurchahyanto. Pejabat yang sebelumnya menjadi Aster KSAD ini juga berjanji untuk membalas kunjungan dan silaturrahim pengurus FKUB Jatim. Sebagai Pangdam yang baru diangkat pada 21 November 2021, Mayjen TNI Nurchahyanto merasa penting sekali bersilaturrahim ke berbagai ormas keagamaan dan berbagai forum yang ada di tengah-tengah masyarakat, termasuk FKUB Jatim.

Kyai Hamid yang memimpin rombongan juga mengapresiasi kesediaan Pangdam V Brawijaya untuk menerima audiensi jajaran pengurus FKUB Jatim. Mengenai niatan Pangdam V Brawijaya untuk bertandang ke kantor FKUB Jatim, Kyai Hamid secara berseloroh mengatakan, “Kami saja yang sowan ke Panglima. Karena di sini ruang tamunya sangat nyaman dan representatif. Sementara kantor FKUB Jatim sangat kecil dan nylempit, sehingga kurang memadai untuk menerima tamu sekelas Panglima dan rombongan.” Candaan Kyai Hamid ini pun disambut gelak tawa hadirin. Selanjutnya, Kyai Hamid mengatakan bahwa FKUB Jatim saat ini sangat *concern* dengan kegiatan sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama. Bukan hanya untuk para pengurus FKUB di jajaran kabupaten dan kota, melainkan juga ormas keagamaan, komunitas lintas agama, lembaga pendidikan, dan generasi muda.

“Melalui kegiatan sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama di berbagai kalangan ini diharapkan terus berkembang pemikiran, sikap, dan perilaku keagamaan yang toleran, moderat dan terbuka. Umat harus disiapkan untuk hidup dalam suasana kemajemukan. Karena kemajemukan merupakan *sunnatullah*. Kegiatan sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama juga sangat strategis untuk mengkonter ideologi radikalisme dan ekstremisme,” tegas Kyai Hamid. Kyai Hamid lantas mencontohkan beberapa praktik baik kehidupan keagamaan yang dilandasi nilai-nilai toleransi, seperti adanya desa sadar kerukunan, kemah pemuda lintas agama, dan pengembangan ekonomi kreatif perempuan lintas agama. Menurut Kyai Hamid, kegiatan-kegiatan seperti ini penting disemai secara terus-menerus.

Karena itu, Kyai Hamid berharap pada saatnya nanti akan ada kesempatan untuk berkolaborasi dengan jajaran Pangdam V Brawijaya dan Dandim di kabupaten dan kota untuk menyemai nilai-nilai moderasi beragama dalam berbagai bentuk kegiatan. Pangdam sangat sependapat dengan pernyataan Kyai Hamid. Pangdam menyatakan, “Radikalisme memang terus mengalami peningkatan. Intoleransi juga penting menjadi perhatian. Karena itu, kita perlu memberikan pemahaman ke masyarakat. Kami memiliki kepentingan yang sama untuk mereduksi radikalisme di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, penting bersinergi dengan kegiatan-kegiatan FKUB untuk mewujudkan kehidupan keagamaan yang toleran, saling menghormati dan menghargai.”

Pangdam menambahkan, “Yang penting kegiatan-kegiatan itu menggunakan pendekatan persuasif dan didukung dengan penegakan hukum yang berkeadilan untuk melindungi masyarakat. Semua pihak juga perlu mengkonter narasi-narasi yang ada di media sosial yang seringkali justru menjadi pemicu radikalisme dan intoleransi.” Kegiatan audiensi itupun berakhir dengan komitmen untuk saling bersinergi dalam mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama untuk mengkonter ekstremisme dan radikalisme. Di akhir acara audiensi ini, Pangdam V Brawijaya dan Ketua FKUB Jatim melakukan tukar cenderamata. Tidak ketinggalan, Kyai Hamid menyampaikan beberapa eksemplar buku *Moderasi Beragama* yang disusun Tim Penulis FKUB Jatim. Juga *Majalah FORUM*, yang menjadi kebanggaan FKUB Jatim. 
Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...