Selamat Datang di Website resmi Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Jawa Timur

Pemuda Lintas Agama (Agen Moderasi Beragama)



Dr. H. Husnul Maram, M.HI

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur 

Moderasi Beragama menjadi pusat perhatian semua kalangan. Apalagi bagi Kementerian Agama Republik Indonesia. Berikut hasil wawancara Nurul Lathifah, Bendahara FKUB Jawa Timur, dengan Dr. H. Husnul Maram, M.HI, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Wawancara kali ini lebih difokuskan pada peran penting pemuda dalam kegiatan-kegiatan moderasi beragama.

Bagaimana pandangan Bapak tentang peran pemuda dalam menyemai nilai-nilai moderasi beragama?

Jika diamati, tampak sekali bahwa pemuda-pemuda Indonesia dari lintas agama terbukti telah menjadi agen moderasi beragama. Misalnya, dalam kegiatan jambore pemuda lintas agama. Ini merupakan wujud adanya moderasi beragama di kalangan pemuda lintas agama. Karena itulah saya berpesan jangan bosan-bosan, jangan lelah mencintai Indonesia, mari kita bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI ini dengan semua kekuatan bangsa kita.


Apa yang perlu dilakukan para pemuda agar bangga dan mencintai negeri ini?

Para pemuda harus menyadari bahwa hidup di negeri ini merupakan berkah yang luar biasa. Meski negara kita berhinneka, terdiri dari berbagai macam suku bangsa bahkan agama, tetapi masyarakatnya hidup rukun dan damai. Karena itu, para pemuda harus turut serta menjaga kondisi yang sudah baik ini demi kelestarian NKRI. Dan, hal ini sejatinya bukan hanya tugas para pemuda. Tetapi tugas kita semua elemen bangsa. Dalam kaitan ini, kita sepatutnya mengapresiasi para pemuda Indonesia lintas agama atas semua kegiatan yang sudah dilakukan. Dari pemuda untuk Indonesia NKRI.

Pada masa mendatang, apa yang Bapak harapkan dari para pemuda dalam kiprahnya sebagai agen moderasi beragama?

Saat ini, moderasi beragama sudah dicontohkan oleh tokoh-tokoh agama kita. Para pemuda penting menyambut dan meneruskan kegiatan yang sudah baik ini. Karena itu, pemuda perlu mengambil peran yang lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan lintas agama, budaya dan etnik. Kegiatan semacam ini (baca, Jambore Pemuda) harus diaktualisasi dalam kehidupan sehari-hari. Para pemuda penting menyadari bahwa perbedaan adalah hal yang lumrah dan indah. Seluruh pemuda bisa membangun hal semacam ini bersama supaya NKRI terus terjaga. Kegiatan ini harus kita lestarikan dan akan kita kampanyekan jambore kemah pemuda lintas agama sebagai wujud kerukunan di negeri ini.

Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...