Selamat Datang di Website resmi Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Jawa Timur

Era Digital & Keberagaman Kita

Oleh  H.A. Hamid Syarif

Ketua FKUB Jawa Timur


Majalah FORUM edisi Juli 2023 menampilkan tema: Kerukunan Umat Beragama di Era Digital. Tema ini dipilih karena era digital memang menghadirkan situasi yang tidak menentu. Perubahan sering terjadi secara cepat dengan sebab-sebab yang sangat kompleks. Dalam Bahasa yang lebih populer era tidak menentu itu dinamakan: disrupsi. Dalam berbagai sumber, era disrupsi menurut arti kata berarti terjadinya perubahan besar-besaran yang disebabkan oleh adanya inovasi yang mengubah sistem dan tatanan bisnis ke taraf yang lebih baru. Era disrupsi juga ditandai dengan pemanfaatan media sosial secara massif.

Sementara itu, era digital menurut Nelly Mathias dalam laman QuBisa (18/8/2022), dijelaskan sebagai era di mana seluruh kegiatan yang mendukung kehidupan menjadi lebih mudah karena peran teknologi yang semakin berkembang. Pertanyaannya, apa saja yang menjadi ciri-ciri penting era digital? Yang pasti, pada era digital ini akses informasi dapat diperoleh semakin mudah. Hanya dengan satu klik saja, kita dapat mendapatkan informasi dari berbagai sumber, baik melalui penggunaan ponsel atau komputer.

Selain itu, penyebaran informasi juga dilakukan dengan sangat cepat dan massif. Tak ayal hal ini juga kerap menimbulkan berita hoaks di mana-mana. Kita menjadi semakin sulit membedakan mana berita yang benar dan berita yang hoaks. Oleh karenanya, berhati-hati dalam menginformasikan segala sesuatu menjadi sebuah keniscayaan. Kendati demikian, segi positif dari era digital ini adalah bahwa dengan perkembangan teknologi, kita dapat mengetahui berbagai informasi mutakhir tentang kejadian-kejadian di seantero negeri. Bahkan, informasi hari ini di luar negeri dapat diketahui secara langsung dan cepat.

Adanya penyebaran informasi yang semakin cepat, massif, dan mudah itu seharusnya menjadikan masyarakat memiliki wawasan lebih luas dan kehati-hatian. Hal itu karena segala sesuatunya mudah untuk dicari dan diakses melalui media sosial. Wawasan yang luas dan kehati-hatian ini akan menjadikan kita lebih cermat dalam memilah dan memilih berita. Sikap kehati-hatian di era digital ini juga sangat penting dimiliki tokoh-tokoh dan umat beragama. Hal itu karena keberagaman kita benar-benar diuji di era digital ini. Dengan begitu derasnya arus informasi yang membanjiri ruang media sosial kita, maka tidak bisa tidak kita harus selektif menerima dan menyebarkan berita.

Apalagi kini kita sedang memasuki tahun-tahun politik yang krusial bagi masa depan bangsa. Tokoh-tokoh agama yang berhimpun di berbagai majelis agama penting menjadi pelopor untuk mewujudkan kehidupan keagamaan yang lebih teduh, damai, dan toleran di era digital ini. 


“Jika berita yang disebar tokoh-tokoh dan umat beragama itu bernada ungkapan kebencian (hate speech) dan hasutan pada umat beragama lain, maka hal itu tentu akan memengaruhi hubungan antar umat beragama. Dalam kaitan itu, penting dipesankan agar tokoh-tokoh agama mengajak jamaahnya untuk lebih dewasa, berpikir rasional, dan berhati-hati dalam bermedia sosial


Do you have any doubts? chat with us on WhatsApp
Hello, How can I help you? ...
Click me to start the chat...