Wakil Ketua FKUB Jatim, Prof Biyanto, mendapat kehormatan menjadi narasumber dalam acara Kemah Bhakti Pancasila. Pelaksana kegiatan adalah Polda Jatim melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas). Acara ini bertujuan untuk menanamkan dan memupuk jiwa Pancasila bagi Masyarakat, khususnya generasi muda bangsa. Kemah Bhakti diikuti oleh perwakilan Pemuda Lintas Agama dan Organisasi Kesiswaan dan Pramuka se Provinsi Jatim.
Acara Kemah Bhakti Pancasila dilaksanakan di Desa Tamiajeng Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Senin-Selasa (10-11 Juli 2023). Direktur Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jatim, Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, S.I.K, M.P.A, dalam kata sambutannya mengatakan bahwa Kemah Bhakti Pancasila merupakan bentuk kegiatan untuk menanamkan jiwa gotong royong dan ideologi Pancasila kepada masyarakat khususnya, generasi penerus bangsa.“Pada dasarnya dalam kegiatan ini Polda Jatim melalui Ditbinmas, berupaya untuk menciptakan dan memelihara Kamtibmas. Itu kami mulai dari melakukan pembinaan kepada generasi bangsa melalui penanaman jiwa kebangsaan yang berdasar Pancasila,” ujar Kombes Pol Asep di bumi perkemahan. Kombes Asep menyebutkan bahwa ketahanan ideologi Pancasila kembali diuji ketika dunia memasuki era globalisasi. Menurut Kombes Asep, hal itu karena banyaknya ideologi alternatif yang masuk ke dalam sendi-sendi bangsa melalui media informasi yang dapat dijangkau oleh seluruh anak bangsa.
“Perkembangan teknologi informasi yang berkembang begitu pesat saat ini, menjadi tantangan terutama bagi generasi muda dalam mempertahankan dan memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kombes Asep. Untuk itu, lanjut Kombes Asep pihak Ditbinmas Polda Jatim berupaya agar para generasi bangsa tidak terpapar dengan ideologi lain selain Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia.
“Kami berharap dengan Kemah Bakti Pancasila ini, jiwa Pancasila terus tertanam dan tumbuh pada generasi penerus bangsa sehingga Kamtibmas yang kondusif dapat terwujud,” pungkasnya. Hadir pada kegiatan Kemah Bakti Pancasila tersebut seluruh pejabat utama dari Ditbinmas Polda Jatim, Kasat Binmas Jajaran Polda Jatim, Kapolsek beserta Danramil dan Kepala Camat Trawas Mojokerto serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, Prof Biyanto dalam paparannya menyatakan bahwa kemajemukan merupakan suatu keniscayaan. Dalam situasi ini yang dibutuhkan tentu saja sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan. “Sikap ini haruslah diwujudkan secara aktif, tidak pasif. Karena itu, kegiatan Kemah Bhakti Pancasila ini penting menjadi media saling memahami perbedaan yang ada di antara peserta,” tegas Biyanto. Guru Besar UIN Sunan Ampel tersebut berharap agar kegiatan ini ditindaklanjuti agar generasi penerus bangsa memahami ideologi Pancasila dalam praktik kehidupan sehari-hari.Rozikin

