Oleh Roziqin
FKUB JAWA TIMUR
Safari kunjungan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur di tahun 2025 diawali dengan nyambangi gedung Wakil Rakyat Provinsi Jawa Timur di jalan Indrapura No. 1 Surabaya. Selanjutnya kunjungan pada Maret 2025 nyasar di kantor Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.
| Kunjungan FKUB Jatim di Baskebangpol JATIM |
Bakesbangpol merupakan instansi pemerintah yang menaungi FKUB dalam tataran Forum atau Lembaga yang dibentuk dan dibiayai oleh Pemerintah Daerah khususnya yang membidangi keumatan, sosial politik, kebangsaan dan ke-indonesia-an. Pertemuan dilaksanakan di jalan Putat Indah No.1 Surabaya pada hari Rabu, 05 Maret 2025.
Pertemuan ini dilaksanakan sebagai upaya bersinergi dan menyatukan visi misi serta program terkait lintas agama (keumatan). Penyamaan persepsi ini penting agar nantinya kegiatan yang diprogram selama tahun 2025 tidak terjadi tumpang tindih dan lebih efektif dan efisien seiring dengan program efisiensi pemerintah pusat.
Pertemuan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Eddy Supriyanto, S.STP, M.PSDM menemui rombongan FKUB Jatim di ruangan beliau Gedung Utama Kantor Bakesbangpol Lt.3. Beliau didampingi Agus Imantoro, Kus Adiyanto, Dony Nugroho S, Andik S dan Khamim.
Sedangkan rombongan dari FKUB Jatim langsung dipimpin Ketua Drs. H.A. Hamid Syarif, MH. Beliau didampingi Nurul Lathifah (Bendahara), Udji Asiyah, Kasno Sudaryanto, Philip K.W (Buddha), Pdt. Yefta HS. (Kristen), F.X. Rubbyjanto (Katolik), Lo Ferdy Loyelty (Buddha), I Gusti Putu Raka Artama (Hindu), dan Khoirur Roziqin (Sekretariat).
Pembahasan begitu gayeng dan nyaman tentang banyak hal. Berbagai permasalahan keumatan diperbincangkan, seperti pendirian rumah ibadat, perselisihan antar sekte umat beragama, pemakaman yang masih terjadi penolakan, sampai pernikahan beda agama. Selanjutnya, disambung dengan pembahasan upaya penguatan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan.
Yang tidak kalah penting adalah terkait anggaran FKUB Jatim. Seperti diketahui, anggaran FKUB Jatim dalam beberapa tahun terakhir tidak kunjung ada penambahan. Padahal, wilayah jangkauan kegiatan FKUB Jatim sangat banyak dan luas, meliputi 38 kabupaten/kota. Posisi FKUB juga sama-sama diakui, sangat penting untuk menjaga keharmonisan warga Jatim.
Mendengar aspirasi itu, Eddy Supriyanto berjanji akan menyampaikan pada Gubernur Jawa Timur. “Setidaknya diberikan tambahan sebagai amunisi untuk lebih bersemangat untuk ngopeni umat,” katanya. Beliau juga menyampaikan, apapun hasilnya nanti akan disampaikan kepada pengurus FKUB Provinsi Jatim. Di samping itu, juga dibahas terkait dengan SK Pengurus FKUB Jatim yang masa bhaktinya akan berakhir di penghujung 2025.
Selanjutnya pertemuan ditutup dengan pemberian beberapa buku dan Majalah FORUM yang secara berkala diterbitkan FKUB Provinsi Jatim. Penyerahan cinderamata dilakukan Ketua FKUB pada Kepala Bakesbangpol Jatim. Acara silaturrahim dilanjutkan dengan ramah tamah dan berfoto bersama di dalam ruangan dan di depan gedung Bakesbangpol Provinsi Jatim. Roziqin

